Pages

Labels

Happy Valentine

  • Cuteki cute

Categories

About Me

Foto Saya
anisoerya
Surakarta, Jawa Tengah, Indonesia
Hai, apakabar aku baru aja bergabung di blog nih. Ya baru belajar sih, abis di sekolah ada pelajaran blog sih. Ya belum ahli juga sih, namanya juga baru belajar.
Lihat profil lengkapku

Selasa, 06 November 2012

POSTING BUKU BESAR


1.    Pemindahbukuan Data Jurnal Ke Dalam Buku Besar (Posting)
Dalam hal semua transaksi dicatat dalam Jurnal Umum, pemindahbukuan atau posting data jurnal kedalam buku besar dilakukan untuk setiap pos jurnal secara individual . . Hal yang perlu diperhatikan dalam melakukan kegiatan posting adalah ketelitian dalam pemindahan jumlah, dan pencatatan di sisi debet atau sisi kredit suatu akun.

CONTOH PEMBERIAN NOMER KODE AKUN


A.      KODE DESIMAL
Dalam penerapan metode kode decimal, nomer kode akun dibagi dalam dua bagian yang dipisahkan dengan tanda titik. Misalnya untuk akun beban gaji diberi nomor kode klasifikasi primer 55131. Nomer tersebut menunjukkan :
Angka   5              kelompok akun beban
 1                           golongan beban usaha
  3                         sub golongang beban administrasi
 1                          akun beban gaji

CONTOH PEMBERIAN NOMER KODE AKUN


Ø METODE KODE KELOMPAK
KELOMPOK AKTIVA
11..         Akuntasi  Lancar
1111       Kas
1112       Kas Kecil
1113       Surat-Surat Berharga
1114       Piutang Wesel
1115       Piutang Dagang
1116       Piutang Lain-lain
1117       Sediaan Barang Dagangan
1118       Sediaan Perlengkapan
1119       Biaya Dibayar Dimuka
1120       Pendapatan Yang Masih Harus Diterima

12..         Aktiva Tidak Lancar
1211       Investasi  dalam Saham
1212       Investasi dalam Obligasi
1214       Tanah
1215       Gedung
1216       Akumulasi  Penyusutan Gedung
1221       Goodwill
1222       Merek Dagang

13..         Aktiva Lain-lain
1311       Aktiva tetap yang tidak digunakan
1312       Beban yang ditangguhkan

KELOMPOK KEWAJIBAN
21..         Kewajiban Lancar
2111       Hutang Wesel Jangka Pendek
2112       Hutang Dagang
2113       Hutang Deviden
2114       Hutang Pajak
2115       Hutang Beban
2116       Uang Muka Penjualan

22..         Kewajiban Jangka Panjang
2211       Hutang Wesel  Jangka panjang
2212       Hutang Hipotik
2213       Pinjaman  Obligasi

KELOMPOK EKUITAS
3111       Modal Saham Biasa
3112       Modal Saham Preferen
3113       Agio Saham /Disagio Saham
3114       Modal Sumbangan
3115       Cadangan Tujuan
3116       Cadangan Umum
3117       Saldo Laba Belum Dicadangkan

CONTOH PEMBERIAN NOMER KODE AKUN


BERIKUT INI CONTOH PEMBERIAN NOMOR KODE AKUN
Ø METODE SEQUENTIAL NUMBER KODE
Aktiva lancar diberi nomer kode missal:
100         Kas (Cash)
101         Kas Kecil (Patty Cash)
102         Surat-Surat Berharga (Marketable Securities)
103         Piutang Wesel  atau Wesel Tagih (Notes Receivable)
104         Piutang Dagang  (Account Receivable)
105         Sediaan Barang Dagangan (Merchandise Inventory)
106         Perlengkapan Kantor ( Office Supplies)
107         Sewa Dibayar di Muka (Prepaid Rent)
108         Asuransi Dibayar di Muka (Prepaid Insurance)
……..
……..
Selanjutnya investasi jangka panjang nomor 120-129
120         Investasi dalam Saham PT. ANDHIKA (Investment on Stock)
121         Investasi dalam Obligasi PT. NUSA (Investment on Bond)
……..
129         ………..

TEKHNIK PENGKODEAN AKUN DALAM BUKU BESAR


TEKNIK PENGKODEAN AKUN DALAM BUKU BESAR
A.      Kode Numerial  Angka Berurutan (Sequential Number Code)
Apabila suatu perusahaan member nomer kode akun di mulai dari angka 100, untuk tiap kelompok dapat dirancang sebagai berikut:
Nomor Kode:                  100-119 untuk akun-akun aktiva lancar (current assets)
                                        120-129 untuk akun-akun investasi jangka panjang (investment)
                                        130-139 untuk akun-akun aktiva tetap (fixed assets)
                                        140-149 untuk akun-akun hutang (liabilities)
                                        150-159 untuk akun-akun ekuitas  (owner’s equity)
                                        160-169 untuk akun-akun penghasilan
                                        170-….   Untuk akun –akun beban
B.      Kode Kelompok (Numerial  Group Code)
Dengan metode ini setiap kelompok, golongan dan sub golongan akun diberi nomor kode sehingga setiap nomor akun menunjukkan kelompok, golongan dan sub-golongan akun yang bersangkutan . Umumnya kelompok-kelompok akun buku besar diberi nomor kode sebagai berikut:
Nomor Kode :                 1  Untuk kelompok akun aktiva
                                        2  untuk kelompok akun kewajiban
                                        3  untuk kelompok akun ekuitas
                                        4  untuk kelompok akun penghasilan
                                        5  untuk kelompok akun beban

PENGGOLONGAN AKUN BUKU BESAR


PENGGOLONGAN AKUN BUKU BESAR
A.      Kelompok akun untuk kepentingan penyusanan neraca /  akun-akun neraca yaitu:
1.       Kolompok akun aktiva
2.       Kelompok akun kewajiban
3.       Kelompok akun ekuitas
B.      Akun-Akun untuk kepentingan penyusunan laporan Laba-Rugi atau disebut akun nominal , dikelompokkan menjadi:
1.       Kelompok akun penghasilan
2.       Kelompok akun beban

BENTUK BUKU BESAR


BUKU BESAR
Buku besar adalah kumpulan akun-akun yang digunakan oleh perusahaan sehingga bentuk buku besar adalah bentuk (format) akunnya sendiri.
BENTUK-BENTUK BUKU BESAR
1.        BENTUK 2 KOLOM / T FORM

 


                                                                     
Apabila jumlah debet lebih besar dari jumlah kredit, selisihnya disebut saldo debet. Apabila jumlah kredit lebih besar dari jumlah debet maka selisihnya di sebut saldo kredit.
2.      BENTUK 3 KOLOM
DEBET
KREDIT
SALDO



  
Pencatatan baik di kolom debet maupun di kolom kredit harus diikuti dengan pencatatan saldo. Dengan demikian saldo tiap akun setiap saat dapat diketahui tanpa harus menghitung dulu jumlah sisi debet dan sisi kredit.

3.  AKUN BENTUK 4 KOLOM
DEBET
KREDIT
SALDO
DEBET
KREDIT





Dalam penggunaan buku besar ini sama dengan bentuk 3 kolom. Tapi dalam bentuk 4 kolom saldo suatu akun akan lebih jelas ditampilkan, artinya akan tampak apakah saldo debet/ saldo kredit.